Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr <p>Jurnal Akes Rustida merupakan jurnal elektronik civitas akademik Akes Rustida Banyuwangi. Pengorganisasian jurnal didasarkan pada keanekaragaman bidang ilmu yang ada di Akes Rustida.</p> <p>Jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.</p> Akademi Kesehatan Rustida en-US Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida 2356-2528 Komunikasi Terapeutik dan Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rawat Inap RS Cikarang https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/286 <p>Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Komunikasi terapeutik perawat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pasien, namun penelitian mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien DMT2 di Ruang Rawat Interna RS Sentra Medika Cikarang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 60 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2. Oleh karena itu, perawat perlu mengembangkan keterampilan komunikasi terapeutik, sementara rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan secara menyeluruh.</p> Doni Ramadhan Muhammad Reynaldi Syachrul Mubarok Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 1 8 10.55500/jikr.v13i1.286 Hubungan Lama Pemberian ASI dan Usia Awal Pemberian Makanan Pendamping ASI dengan Kasus Stunting Balita https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/296 <p>Stunting masih menjadi masalah gizi di Indonesia dengan prevalensi 21,6%, sementara di Kabupaten Pekalongan mencapai 23,5% dan tertinggi di wilayah Puskesmas Karangdadap. Praktik pemberian ASI dan pengenalan Makanan Pendamping ASI yang kurang tepat diduga menjadi salah satu faktor penting penyebab stunting. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antara lamanya pemberian ASI dan umur balita saat pertama kali mendapatkan Makanan Pendamping ASI dengan munculnya kasus stunting. Desain penelitian menggunakan studi korelasional dengan rancangan potong lintang (cross-sectional). Responden meliputi ibu dan anak usia 24–59 bulan di Desa Pagumenganmas dan Pangkah, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Studi ini telah mendapatkan izin etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, sedangkan analisis menggunakan metode uji chi-square. Ditemukan bahwa 70,6% ibu memberikan ASI selama dua tahun atau lebih, dan 86,8% memulai pemberian Makanan Pendamping ASI saat usia anak 6 bulan atau lebih. Analisis data mengindikasikan adanya korelasi bermakna antara lama menyusui dengan kejadian stunting (ρ = 0,044; OR = 1,645), dan juga antara usia awal pemberian MP-ASI dengan stunting (ρ = 0,00; OR = 2,604). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa durasi menyusui dan usia pertama pemberian Makanan Pendamping ASI memiliki kontribusi terhadap kasus stunting pada balita 24–59 bulan di Wilayah Puskesmas Karangdadap.</p> Atina Elwiqoyah Lia Dwi Prafiri ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 9 18 10.55500/jikr.v13i1.296 Aktivitas Fisik dan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien DM Tipe II https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/303 <p>Diabetes Melitus Tipe II merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi maupun fungsi insulin. Aktivitas fisik berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kestabilan glikemik, namun sebagian besar pasien masih menunjukkan tingkat aktivitas rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM Tipe II. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang pada 107 responden di RS H. Jakarta Timur. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner IPAQ dan dikonversi ke MET-Minute/minggu, sedangkan kadar gula darah sewaktu diperoleh melalui pengukuran glukometer dan pencatatan rekam medis. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 43,0% responden memiliki aktivitas fisik rendah, 21,5% sedang, dan 35,5% tinggi. Pada distribusi gula darah, 43,0% termasuk kategori diabetes, 30,8% pre-diabetes, dan hanya 26,2% normal. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu (p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa rendahnya aktivitas fisik berkontribusi pada peningkatan kadar gula darah. Intervensi edukasi dan promosi kesehatan yang menekankan pentingnya olahraga sederhana, seperti berjalan kaki teratur, perlu diperkuat dalam manajemen DM Tipe II guna menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.</p> Raiyah Monita Damanik Norvita Mariyenta Saragih Riska Subhianti Putri Ananda Patuh Padaallah ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 19 30 10.55500/jikr.v13i1.303 Kecemasan dan Kualitas Tidur pada Pasien Gagal Ginjal dengan Hemodialisa https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/317 <p>Latar belakang: Pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisa rentan mengalami kecemasan yang berdampak terhadap kualitas tidur, sehingga memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan kualitas hidup mereka. Kecemasan yang tidak terkelola dapat memperburuk gangguan tidur seperti insomnia dan meningkatkan risiko komplikasi metabolik.s.Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien PGK di RS Harapan Bunda Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 91 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05).Hasil: Mayoritas responden berusia 41–60 tahun (80%), perempuan (54%), dan berpendidikan menengah (57%). Tingkat kecemasan terbanyak kategori berat (39%), diikuti sedang (34%) dan ringan (27%). Kualitas tidur buruk dialami 56% responden, sementara 44% melaporkan tidur baik. Uji Chi-Square (χ² = 42,933; df = 2; p = 0,000) menunjukkan hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada pasien hemodialisa. Semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin buruk kualitas tidur pasien. Penelitian ini menegaskan pentingnya skrining rutin kecemasan, edukasi sleep hygiene, serta intervensi psikososial dan spiritual dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kesejahteraan pasien</p> Rosa Ruslima Nurul Anwar Anis Ika Masri Ananda Patuh Padaallah Previarsi Rahayu ##submission.copyrightStatement## 2026-01-07 2026-01-07 13 1 31 40 10.55500/jikr.v13i1.317 Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Buku KIA di Wilayah Puskesmas Kota Ternate https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/328 <p>Tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil berhubungan erat dengan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Ibu hamil dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemantauan kesehatan selama kehamilan dan manfaat menggunakan Buku KIA secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan pemanfaatan buku KIA di Kota Ternate. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Teknik menggunakan accidental sampling. Sampel yaitu semua ibu hamil sejak januari – juni 2024 di puskesmas kota ternate sebanyak 138 orang. Analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji Rank Spearman. Hasil penelitian dapat diinterprestasikan Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan rank spearman didapatkan p value = 0,000 (&lt;0,05) artinya, ada hubungan tingkat pendidikan ibu hamil dengan pemanfaatan buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate. Sedangkan didapatkan p value = 0,032 (&lt;0,05) artinya, tada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan pemanfaatan buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate. kesimpulannya ada hubungan signifikan antara variabel Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Buku KIA di Wilayah Puskesmas Kota Ternate, disarankan agar program-program eiduikasi keiseihatan bagi ibui hamil dipeirkuiat, teiruitama di wilayah deingan akseis peindidikan yang teirbatas.</p> Aisah Hi Ismail Hargianti Dini Iswandari Gunarmi Gunarmi ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 41 50 10.55500/jikr.v13i1.328 Hubungan Pengetahuan, Pola Makan dan Peningkatan Berat Badan terhadap Penggunaan Kontrasepsi Suntik DMPA di Puskesmas Kalumata Ternate Selatan https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/329 <p>Penggunaan kontrasepsi KB suntik DMPA dapat berdampak pada perubahan berat badan. Progestin dalam suntikan dapat meningkatkan nafsu makan, membuat beberapa pengguna mengonsumsi lebih banyak kalori. Progestin juga dapat mengubah retensi cairan tubuh, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan sementara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan metode kontrasepsi suntik 3 bulan DMPA dengan pengetahuan, perubahan pola makan dan peningkatan berat badan pada akseptor KB di Puskesmas Kalumata. Penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Kalumata berjumlah 227. Jumlah sampel 78, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis data univariat, analisis bivariat dan multivariat dengan analisis uji Kruskal-Wallis, uji Chi Square dan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian pengetahuan tinggi 14,1%, sedang 50%, rendah 35,9%. perubahan pola makan berubah 74,4%, pola makan tidak berubah 25,6% dan kenaikan berat badan naik 76,9%, tidak naik 23,1%. Penggunaan KB suntik 3 bulan DMPA terhadap pengetahuan, pola makan dan kenaikan berat badan tingkat signifikansi ketiga variabel sebesar 0,000 &lt; 0,05 yang artinya ada hubungan yang nyata dari ketiga variabel tersebut. Hasilnya yaitu hubungan signifikan antara variabel penggunaan KB suntik 3 bulan DMPA terhadap pengetahuan, pola makan dan peningkatan berat badan di Puskesmas Kalumata.</p> Nona Kalidi Istri Yuliani Juda Julia Kristiarini ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 51 66 10.55500/jikr.v13i1.329 Efektivitas Kombinasi Prenatal Yoga dan Dzikir terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/330 <p>Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah ketidaknyamanan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Penyebab nyeri pada wanita hamil adalah adanya perubahan hormonal yang menimbulkan perubahan pada jaringan lunak penyangga dan penghubung (connective tissue) sehingga berdampak mengakibatkan menurunnya elastisitas dan fleksibilitas otot. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas kombinasi prenatal yoga dan dzikir terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Ekperimental dengan desain pretest posttest Non-equivalent control group design. Teknik total sampling didapatkan Sampel 60 yang terbagi menjadi 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol. Analisis data univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan statistik uji wilcoxon. Hasil pretest di Puskesmas Kalumpang (50,0%) dan di Puskesmas Siko nyeri sedang (76,7%). Postest di Puskesmas Kalumpang nyeri ringan sebanyak (73,3%). Sedangkan di Puskesmas Siko menunjukkan tidak nyeri (50,0%), dan nyeri ringan (50,0%). Hasil uji statistik menggunakan wilcoxon didapatkan p value = 0,000 (&lt;0,05) artinya H1 diterima, ada pengaruh kombinasi prenatal yoga dan dzikir terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Kota Ternate. Kesimpulannya kombinasi prenatal yoga dan dzikir berpengaruh terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.</p> Vika Irianti Erning Probo Heru Subaris Kasjono Istri Yuliani ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 67 78 10.55500/jikr.v13i1.330 Efektivitas Terapi Ice Cube terhadap Penurunan Berat Badan Interdialitik Pasien Hemodialisis https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/331 <p>Interdialytic Weight Gain (IDWG) merupakan peningkatan berat badan antar sesi hemodialisis akibat penumpukan cairan karena ketidakpatuhan terhadap pembatasan cairan. Salah satu strategi sederhana untuk menekan rasa haus adalah terapi ice cube. Mengetahui pengaruh terapi ice cube terhadap penurunan IDWG pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Penelitian quasi experiment dengan desain one group pretest–posttest pada 33 pasien hemodialisis, menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan berupa mengulum es batu berukuran 5 ml sebanyak 10 kubus per hari selama tiga hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berusia 41–50 tahun (36,4%) dan berjenis kelamin perempuan (54,5%). Sebelum terapi, 63,6% responden memiliki IDWG ≥3%, dan setelah terapi menurun menjadi 36,7%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000 (p&lt;0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi ice cube terhadap penurunan IDWG. Terapi ice cube efektif menurunkan IDWG dengan membantu mengurangi rasa haus dan meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pembatasan cairan. Terapi ini dapat dijadikan intervensi keperawatan mandiri dalam pengelolaan cairan pasien hemodialisis. Terapi ice cube mengurangi IDWG dengan menghilangkan rasa haus (non-osmotik) dan meningkatkan kepatuhan restriksi cairan (karena membasahi mukosa dengan volume cairan minimal). Peningkatan kepatuhan ini langsung menurunkan akumulasi cairan interdialitik (IDWG).</p> Ani Astutik Silvia Irmawati Beatrix Elizabeth Tri Wahyuni Ismoyowati ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 79 92 10.55500/jikr.v13i1.331 Hubungan Konsumsi Kopi dengan Kemampuan SOCA pada Mahasiswa Semester 7 Program Studi S1 Keperawatan https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/335 <p>Kopi merupakan minuman berkafein yang umum dikonsumsi oleh mahasiswa untuk meningkatkan konsentrasi dan daya tahan belajar, terutama saat menghadapi tekanan akademik. Dalam konteks pendidikan keperawatan, kemampuan analisis merupakan faktor yang sangat penting, terutama dalam menghadapi ujian Student Oral Case Analysis (SOCA) yang menilai kemampuan berpikir kritis dan klinis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan kemampuan analisis mahasiswa semester 7 Program Studi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 7 yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai konsumsi kopi dan Kemampuan SOCA, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson sesuai dimana data dinyatakan normal berdasar uji asumsi Kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat konsumsi kopi pada kategori sedang (74,1%) dan kemampuan SOCA pada kategori tinggi (48,2%). Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,240 dengan p &lt; 0,004, yang berarti terdapat hubungan positif antara konsumsi kopi dan kemampuan SOCA, meskipun kekuatannya tergolong lemah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat membantu meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, namun bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kemampuan analisis SOCA.</p> Anita Nur Aziizah Muniifah Diding Kelana Setiadi Ida Nurhidayah ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 93 104 10.55500/jikr.v13i1.335 Efek Pemberian Yoga Balasana terhadap Penurunan Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Ibrahimy 2 Sukorejo https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/309 <p>Dismenorea merupakan masalah umum yang dialami remaja perempuan dan berdampak pada aktivitas harian. Metode non-farmakologi untuk mengurangi nyeri haid adalah yoga, khususnya pose balasana. Studi ini dilakukan guna mengetahui efek pemberian yoga balasana terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja putri di SMA Ibrahimy 2 Sukorejo. Model studi dengan pendekatan kuantitatif, desain quasy experiment dengan rancangan two group pretest and posttest nonequivalent control group. Pengukuran tingkat nyeri dilaksanakan pre dan post perlakuan mempergunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Sampel berjumlah 60 remaja putri diambil secara purposive sampling. Analisis data menggunakan metode univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dengan program SPSS. Hasil analisis uji Wilcoxon menyatakan adanya penurunan nyeri yang signifikan pada kelompok intervensi yaitu p=0,000 &lt; α=0,05. Kelompok kontrol tidak terdapat perubahan yang bermakna yakni nilai p=1,000 &gt; α=0,05. Yoga balasana terbukti mampu menurunkan keluhan nyeri haid pada remaja perempuan dan dapat dijadikan alternatif penanganan tanpa obat.</p> Neny Yuli Susanti Lea Ingne Reffita Rukwaningsih Rukwaningsih Desi Trianita ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 105 111 10.55500/jikr.v13i1.309 Pengaruh Pemberian Kombinasi Murottal Al-Qur’an dan Massage Counter Pressure terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/338 <p>Proses persalinan tidak selalu berjalan lancar karena akan ada proses alami yang menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, nyeri persalinan yang tinggi dapat menimbulkan kecemasan, terutama pada ibu primigravida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi Murottal Al-Qur'an (Surat Al-Fatihah) dan massage counter pressure dalam menurunkan frekuensi nyeri persalinan fase aktif pertama pada ibu primigravida di Kabupaten Sumbawa. Desain penelitian ini Quasy experiment dengan rancangan Times Series Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 ibu dengan metode Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Numaric Rating Scale (NRS). Analisis bivariat menggunakan Uji Friedman dengan Wilcoxone Post hoc dan analisis multivariat menggunakan Uji Regresi Logistik. Hasil uji Friedman dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai 0,00 &lt; 0,05 yang menunjukkan efektivitas terapi ini signifikan secara statistik, dan hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa hanya jenis terapi (kombinasi murottal Al-Qur'an dan pijat counter pressure) yang memiliki pengaruh signifikan dengan variabel tingkat nyeri. Sementara itu, variabel perancu dalam penelitian ini tidak memiliki hubungan yang signifikan (p&gt;0,05). Tingkat nyeri pada kelompok intervensi menurun lebih signifikan. Pada kelompok intervensi, skor tes pra-pasca lebih berubah dibandingkan kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kombinasi Murottal Al-Qur'an (Surat Al-Fatihah) dan massage Counter Pressure dapat digunakan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk persalinan kala I fase aktif.</p> Ninik Wahyuni Yuni Kusmiyati Anas Rahmad Hidayat ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 112 123 10.55500/jikr.v13i1.338 Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Lama Menyusui dengan Angka Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Hutapaung https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/327 <p>Masalah yang timbul akibat kurangnya asupan gizi dan dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak disebut dengan istilah stunting. Tingginya tingkat prevalensi stunting dapat menjadi indikator rendahnya kualitas sumber daya manusia suatu negara. Stunting menjadi salah satu target dalam SDGs. Tujuan Penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI, dan Lama Menyusui dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Hutapaung. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi seluruh ibu yang memiliki bayi 0-5 Tahun, sampel penelitian berdasarkan dari rumus slovin 5% didapatkan sampel penelitian sebesar 74 orang dengan kriteria Inklusi, Ibu yang memiliki Bayi 6-59 Bulan dan bersedia mengisi Kuisioner. Hasil Uji Chisquare menunjukkan p-value&lt;0.05 (0.049&lt;0,05) berarti ada hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting dengan nilai OR 1,112. Adanya hubungan yang signifikan lama menyusui dengan kejadian stunting pada balita dimana diperoleh p-value=0,041 dengan taraf signifikansi 5% p-value (0,041&lt;0,05) dengan nilai OR 0,909. Memberikan ASI Eksklusif yang dilanjutkan dengan mempertahankan menyusui sampai anak berusia 2 tahun disertai dengan pemberian MP-ASI dan memperhatikan pola asuh anak serta memperhatikan asupan gizi ibu sejak hamil sampai menyusui serta meningkatkan informasi dan pemahaman, mengoptimalkan waktu pengasuhan anak, pola asuh yang baik dan pemberian gizi anak yang tercukupi, dan juga berkaitan dengan tingkat pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan pemenuhan gizi pada anak sehingga dapat terhindar dari stunting.</p> Renta Sihombing Gunarmi Gunarmi Hargianti Dini Iswandari ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 124 134 10.55500/jikr.v13i1.327 Hubungan Dukungan Orang Tua dalam Peran Perawatan Tumbuh Kembang Anak dengan Perkembangan Kognitif Anak Prasekolah https://www.e-journal.akesrustida.ac.id/index.php/jikr/article/view/344 <p>Usia prasekolah dikenal sebagai masa keemasan, karena pada fase ini otak anak berkembang hingga sekitar 80% dari kapasitas dewasa. Dukungan orang tua, terutama dalam peran perawatan tumbuh kembang anak, berperan penting dalam menstimulasi perkeembangan kognitif. Kurangnya dukungan dapat menyebabkan keterlambatan kognitif pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji keterkaitan antara dukungan orang tua dalam perawatan tumbuh kembang dengan perkembangan kognitif anak prasekolah di TA/KB Al Madaniyah Madyopuro Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel berjumlah 31 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dukungan orang tua dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar orang tua (83,9%) memberikan dukungan yang baik terhadap tumbuh kembang anak, dan mayoritas anak (83,9%) memiliki perkembangan kognitif yang sesuai dengan tahap usianya. Analisis uji korelasi Spearman Rank mengindikasikan terdapat korelasi yang positif dan bermakna antara dukungan orang tua dengan perkembangan kognitif anak (r, -0,576; p = 0,0007). Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua dalam perawatan tumbuh kembang, terutama melalui stimulasi dan keterlibatan aktif dalam pendampingan belajar, berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif anak prasekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua memegang peran penting untuk memaksimalkan perkembangan kognitif anak prasekolah. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.</p> Ma'rifatul Dwiarti Apriyani Puji Hastuti Bayu Budi Laksono ##submission.copyrightStatement## 2026-01-06 2026-01-06 13 1 135 143 10.55500/jikr.v13i1.344