Komunikasi Terapeutik dan Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rawat Inap RS Cikarang

  • Doni Ramadhan Universitas Medika Suherman
  • Muhammad Reynaldi Syachrul Mubarok Universitas Medika Suherman
  • Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya Universitas Medika Suherman
Keywords: komunikasi terapeutik, diabetes melitus, kepuasan pasien

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Komunikasi terapeutik perawat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pasien, namun penelitian mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien DMT2 di Ruang Rawat Interna RS Sentra Medika Cikarang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 60 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2. Oleh karena itu, perawat perlu mengembangkan keterampilan komunikasi terapeutik, sementara rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan secara menyeluruh.

Author Biographies

Doni Ramadhan, Universitas Medika Suherman

Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Medika Suherman

Muhammad Reynaldi Syachrul Mubarok, Universitas Medika Suherman

Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Medika Suherman

Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya, Universitas Medika Suherman

Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Medika Suherman

Published
2026-01-06
Section
Articles